WAWANCARA
ANALISIS
Yuddy Chrisnandi: Anas Akan Ungkap Skandal Century
"Soal Century ada di 'halaman berikutnya' yang dimaksud Anas."
Senin, 25 Februari 2013
Oleh : Anggi Kusumadewi, Arief Hidayat

VIVAnews – Anas Urbaningrum dikunjungi banyak kolega dan sahabatnya usai mengumumkan berhenti dari Ketua Umum Partai Demokrat. Salah satu sahabat yang menyambangi Anas adalah politisi Hanura Yuddy Chrisnandi. Yuddy dan Anas sama-sama berkiprah di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Yuddy mendatangi rumah Anas di Duren Sawit Jakarta Timur semalam, Minggu 24 Februari 2013. Di sana, ia berbicara enam mata di sebuah ruangan tertutup bersama Anas dan Priyo Budi Santoso –politisi Golkar dan Wakil Ketua DPR yang juga kader HMI.

Yuddy mengatakan, mereka berenam membicarakan banyak hal dalam perbincangan itu. Salah satunya tentang skandal Bank Century yang merugikan keuangan negara hingga Rp6,7 triliun. “Soal Century itu termasuk dalam ‘halaman berikutnya’ yang dimaksud Anas,” kata mantan politisi Golkar itu di Jakarta, Senin 25 Februari 2013.

Seperti diketahui, dalam konferensi pers pengumuman berhentinya Anas dari Demokrat, Anas mengatakan status tersangka yang disematkan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadapnya bukan akhir dari segalanya.

“Ini baru permulaan. Ini baru sebuah awal dari langkah-langkah besar. Ini baru halaman pertama. Masih banyak hal lainnya yang akan kita buka bersama untuk kebaikan bersama. Saya berkomitmen dan berikhtiar untuk memberikan sesuatu yang berharga bagi masa depan demokrasi kita. Ini bukan tutup buku, tapi pembukaan halaman pertama. Saya yakin halaman berikutnya akan bermakna bagi kepentingan kita bersama,” kata Anas, Sabtu 23 Februari 2013.

Namun Yuddy Chrisnandi menolak merinci pembicaraan skandal Century antara dia, Anas, dan Priyo. “Bolanya sekarang ada di Priyo sebagai Wakil Ketua DPR. Anas termasuk pionir yang akan membongkar skandal Century senilai Rp6,7 triliun,” kata Yuddy. Seperti diketahui, Priyo yang Wakil Ketua DPR juga merupakan Ketua Tim Pengawas Kasus Bank Century bersama pimpinan DPR lainnya.

Yuddy mengatakan, ‘lembaran berikutnya’ yang dimaksud Anas bukan lagi menyangkut persoalan Anas, baik sebagai pribadi maupun mantan kader Demokrat. ‘Lembaran berikutnya’ itu menyangkut bangsa dan negara. “Jadi ‘lembaran berikutnya’ bukan hanya milik Anas, tapi milik semua orang,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura itu.

Yuddy mengatakan, ia bertemu Anas bukan dalam kapasitasnya sebagai politisi Hanura, melainkan sesama kader HMI. Demikian pula Priyo Budi Santoso menemui Anas sebagai sesama kader HMI, bukan selaku politisi Partai Golkar.

Selain Yuddy, malam itu di rumah Anas juga ada politisi PKS Misbakhun yang juga merupakan inisiator hak angket Bank Century, politisi PAN Viva Yoga Mauladi, dan mantan Ketua BPK Anwar Nasution. Namun, menurut Yuddy, mereka bertiga tidak terlibat pembicaraan kasus Century karena masih berada di ruangan lain di rumah Anas.

TERKAIT
TERPOPULER